Pencegahan Foodborne Illness


*) Foodborne Illness – terjadinya penyakit yang disebabkan oleh makanan.

RULE 1

  1. Cuci tangan (sebelum menangani pangan, sesudah dari toilet, setelah kontak dengan bahan/alat kotor, setelah menyentuh/menggaruk bagian tubuh).
  2. Gunakan peralatan, wadah & kemasan yang bersih (permukaan yang kontak dengan pangan harus bersih dan saniter).
  3. Jaga kebersihan area penanganan dan pengolahan pangan.
  4. Hindari masuk dan bersarangnya serangga, tikus dan hewan lain.

RULE 2

  1. Cegah pencemaran silang (cross contamination).
  2. Pisahkan pangan asal hewan (daging dan ikan) dari pangan lain.
  3. Gunakan peralatan terpisah dan bersih.
  4. Pisahkan makanan yang telah dimasak dengan yang mentah.

RULE 3

  1. Panaskan/masak makanan dengan sempurna, terutama daging, telur dan ikan  (mencapai suhu internal minimum)
  2. Panaskan kembali makanan sebelum dikonsumsi dengan benar/sempurna

RULE 4

  1. Simpan makanan, terutama pangan asal hewan dan ikan pada suhu dingin di bawah +4 oC (segar di lemari es;  beku di freezer).
  2. Jangan simpan makanan pada suhu ruang lebih dari 2 jam.
  3. Pertahankan suhu makanan lebih dari 60 oC sebelum disajikan.
  4. Jangan biarkan makanan beku mencair pada suhu ruang.
RULE 5
  1. Gunakan air yang memenuhi syarat air minum.
  2. Pilih pangan yang segar dan bermutu.
  3. Cucilah sayuran dan buah-buahan dengan air bersih (memenuhi syarat air minum), terutama jika dimakan mentah.
  4. Jangan mengkonsumsi makanan yang kadaluwarsa.

감사합니다 – Terima Kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s