Nilai Kecernaan (PART 3)

Kecernaan Bahan Kering

Bahan pakan merupakan bahan yang dapat dimakan dan dicerna oleh hewan ternak, terdiri atas dua komponen utama yaitu air dan bahan kering.   Bahan kering dibagi lagi menjadi dua, yaitu bahan organik dan bahan anorganik.  Bahan organik terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan vitamin.  Bahan anorganik terdiri atas mineral dengan berbagai unsur-unsurnya.  Makanan yang dikonsumsi ternak sebelum siap dimanfaatkan oleh tubuh ternak terlebih dahulu harus mengalami perombakan.  Bahan makanan tersebut dirombak melalui proses pencernaan yang berlangsung dalam saluran pencernaan.

Pada kondisi normal, konsumsi bahan kering dijadikan ukuran konsumsi ternak.  Konsumsi bahan kering bergantung pada banyak faktor, diantaranya adalah kecernaan bahan kering pakan, kandungan energi metabolis dan kandungan serat kasar.  Bahan kering yang dikonsumsi dikurangi jumlah yang disekresikan  merupakan jumlah yang dapat dicerna.  Kualitas dan kuantitas bahan kering harus diketahui untuk meningkatkan kecernaan bahan makanan yang akan mempengaruhi jumlah konsumsi pakan.  Kualitas dari bahan kering akan mempengaruhi kualitas bahan organik dan mineral yang terkandung dalam bahan pakan.  Konsumsi bahan kering merupakan faktor penting untuk menunjang asupan nutrien yang akan digunakan untuk hidup pokok dan produksi.

Kecernaan bahan kering yang tinggi pada ternak ruminansia menunjukkan tingginya zat nutrisi yang dicerna terutama yang dicerna oleh mikroba rumen.  Semakin tinggi nilai persentase kecernaan bahan pakan  tersebut, berarti semakin baik kualitasnya.  Kisaran normal bahan kering yaitu 50,7-59,7%.  Faktor-faktor yang mempengaruhi kecernaan bahan kering, yaitu jumlah ransum yang dikonsumsi, laju perjalanan makanan di dalam saluran pencernaan dan jenis kandungan gizi yang terkandung dalam ransum tersebut.  Faktor-faktor lain yang mempengaruhi nilai kecernaan bahan kering ransum adalah tingkat proporsi bahan pakan dalam ransum, komposisi kimia, tingkat protein ransum, persentase lemak dan mineral.  Salah satu bagian dari bahan kering yang dicerna oleh mikroba di dalam rumen adalah karbohidrat struktural dan karbohidrat non struktural.

Bersambung….

Sumber: Skripsi “Pengaruh Tingkat Penggunaan Limbah Tape Singkong dalam Ransum terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Ransum Domba Lokal” Lilis Anitasari (200110060035)

감사합니다 – Terima Kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s