Perkecambahan

Perkecambahan (Ing. germination) merupakan tahap awal perkembangan suatu tumbuhan, khususnya tumbuhan berbiji. Dalam tahap ini, embrio di dalam biji yang semula berada pada kondisi dorman mengalami sejumlah perubahan fisiologis yang menyebabkan ia berkembang menjadi tumbuhan muda. Tumbuhan muda ini dikenal sebagai kecambah. Tempat yang sesuai untuk tumbuh biji benih harus memiliki syarat-syarat berikut:

  1. Mengandung Air, berfungsi untuk melembutkan testa, menjadikan kotiledon mengembang, media untuk kerja enzim.
  2. Suhu di antara 30oC dan 35oC, fungsi membantu kerja enzim.
  3. Oksigen untuk pernafasan sel.
Struktur Biji Benih

Biji benih terdiri daripada:
1  Kulit
a) Testa – lapisan luar yang melindungi biji benih
b) Hilum – bekas pelekatan dengan plasenta di dalam ovari
c) Mikropil – liang yang membenarkan air dan oksigen masuk
2  Embrio – Terdiri daripada Plumul dan Radikel
3  Kotiledon – simpanan makanan

Jenis Perkecambahan

Terdapat dua jenis perkecambahan yaitu:
1) Perkecambahan Epigeal

Perkecambahan epigeal akan membawa kotiledon keluar dari permukaan tanah. Contoh tumbuhan yang melakukan perkecambahan jenis ini ialah kacang tanah, bunga matahari, kacang panjang dan kacang parang.

2) Perkecambahan Hipogeal

Perkecambahan hipogeal akan mengekalkan kotiledon di dalam tanah. Contoh tumbuhan yang melakukan perkecambahan jenis ini ialah getah, padi, jagung dan kelapa.

Perbedaan epigeal dan hipogeal

감사합니다 – Terima Kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s