Manajemen Pemberian Pakan Sapi Perah (SAPI DARA)

Antara disapih dan beranak (12 minggu sampai umur 2 tahun) nutrisi sapi dara sering tidak diperhatikan. Sebaiknya program manajemen pemberian pakan pada periode ini meliputi 3 fase yang berbeda, yaitu:

1.     Sejak disapih (12 minggu) hingga umur 1 tahun. 

Selama periode ini, sapi dara diberi makan hijauan free choice dan butiran/kon-sentrat terbatas. Jumlah dan kandungan protein dari konsentrat ditentukan oleh kualitas hijauan. Pastura dapat digunakan dengan baik dalam program pemberian pakan, sepanjang disuplementasi dengan grain mix, hijauan kering,dan mineral yang mencukupi (dapat diberikan dalam grain mix atau free choice). Perlu disediakan air bersih dan segar. Selama periode ini sapi dara jangan overfeeding dan terlalu gemuk. Kondisi yang berlebihan akan meng-hambat perkembangan jaringan sekretori ambing selama periode kritis (per-kembangan yang maksimal) antara umur 3-9 bulan dan menyebabkan produksi susu rendah. Overconditioning setelah umur 15 bulan tidak mempengaruhi jaringan sekretori ambing.


2.    Sapi dara, umur 1 tahun – 2 bulan sebelum beranak pada umur 2 tahun. B

ila tersedia hijauan kualitas tinggi, dapat menjadi satu-satunya bahan pakan untuk sapi dara umur 1 tahun (tanpa konsentrat), dilengkapi dengan mineral mix yang disediakan free choice (adlibitum). Sapi dara dapat tumbuh 0,8-0,9 kg/hari. Bila pertumbuhan tidak memuaskan dapat ditambahkan konsentrat.

3.    Dua bulan sebelum beranak – beranak.

Pemberian pakan periode ini dapat mempengaruhi produksi susu selama laktasi pertama. Selama 2 bulan terakhir kebuntingan sapi dara akan bertambah bobot badannya sekitar 0,9 kg /hari, sedangkan pada awal kebuntingan 0,8 kg/hari. Sapi dara yang tumbuh dengan cepat pada waktu beranak, dan secara kontinyu tumbuh selama laktasi pertama akan menjadi penghasil susu yang lebih persisten dibandingkan dengan sapi dara yang full-size pada saat beranak.

Jumlah konsentrat yang diberikan sebelum beranak akan dipengarui oleh: kualitas hijauan, ukuran dan kondisi sapi dara. Sebagai patokan beri konsentrat 1% dari bobot badan mulai 6 minggu sebelum beranak. Ransum perlu cukup protein, mineral, dan vitamin. Kelebihan konsumsi garam akan menyebabkan bengkak ambing, perlu dicegah pada 2 minggu terakhir sebelum beranak.

Sapi dara yang tumbuh dengan baik tidak akan menghadapi problem yang serius pada waktu beranak. Namun manajemen nutrisi dapat memudahkan saat beranak dalam 2 hal, yaitu: (1) ukuran pedet, dan (2) tingkat kegemukan induk.   Sapi dara yang gemuk aka menghadapi insiden distokia yang lebih tinggi karena pembukaan pelvic yang kecil dan biasanya ukuran pedet yang lebih besar. Underfeeding atau sapi dara yang tumbuh jelek membutuhkan lebih banyak asisten saat beranak dan resiko kematian lebih tinggi.  

Sumber: Master Kuliah Manajemen Ternak Perah FAPET UNPAD

감사합니다 – Terima Kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s