Pembelian (Bahan) Pakan

Langkah awal yang harus dilakukan sebelum pembelian bahan pakan adalah :

  1. mengetahui kebutuhan sapi perah yang dipeliharanya
  2. ketersediaan bahan pakan di lokasi
  3. perhitungan kebutuhan masing-masing bahan pakan berdasarkan jenis dan jumlahnya
  4. kapasitas tampung tempat penyimpanan makanan, dan
  5. ketersediaan dana

Sebagai seorang manager, kita harus mengetahui alasan mengapa kita harus membeli (bahan) pakan dari luar ?

Beberapa alasan pembelian (bahan) pakan, antara lain:

  1. Pemilikan lahan dan air terbatas
  2. Tanah dan musim tidak menunjang produksi sendiri
  3. Membeli di luar lebih murah daripada menanam sendiri
  4. Tempat penyimpanan terbatas
  5. Ransum perlu disuplementasi dengan beberapa zat makanan
  6. Beberapa jenis bahan spesifik (molases, lemak, dan lain-lain)
  7. Untuk mensubstitusi bahan pakan yang ada
  8. Lebih menguntungkan dalam penggunaan modal, manajemen, dan tenaga kerja
  9. Ketidakjelasan produktivitas kebun sendiri

Beberapa hal yang perlu diketahui sebagai pembeli, antara lain:

  1. Kebutuhan zat makanan untuk ternaknya
  2. Perkembangan industri pakan, produksi, dan trend ekonomi
  3. Aspek bisnis
  4. Perbedaan grade dan kualifikasi mutu pakan
  5. Pembatasan penggunaan bahan pakan
  6. Efek asosiatif atau aditif bahan pakan
  7. Asal bahan pakan
  8. Potensi lokal
  9. Jangka waktu ketersediaan bahan pakan
  10. Kandungan air bahan pakan
  11. Biaya pengangkutan
  12. Kapasitas penyimpanan
  13. Penyusutan bahan pakan
  14. Faktor resiko penyimpanan
  15. Proses pembuatan
  16. Efek bahan pakan terhadap produksi
  17. Residu beracun
  18. Peraturan pemerintah tentang penggunaan bahan aditif
  19. Pengaruh asing terhadap pembelian pakan

Pertimbangan lain yang perlu dilakukan dalam pembelian (bahan) pakan adalah

  1. Palatabilitas
  2. Keseragaman
  3. Bulk
  4. Harga
  5. Efek terhadap flavor susu

Jika semua pengetahuan dan pertimbangan sudah diketahui, maka pertimbangan yang harus dilakukan adalah harga, pemilihan bahan pakan biasanya berdasarkan harga per satuan unit zat makanan, misalnya harga bahan pakan per kg TDN.  Kriteria ini sangat bermanfaat untuk penyusunan ransum dari bahan yang bersifat substitusi. Dalam pertimbangan ini, perlu juga diketahui faktor yang mempengaruhi nilai aktual ransum dari setiap bahan pakan, yakni:

  • Palatabilitas
  • Grade
  • Cara pengolahan
  • Kandungan zat makanan hasil kombinasi
  • Komposisi setiap bahan dalam ransum

Pilihan yang dapat dilakukan oleh manager dalam pembelian pakan, antara lain:

  • Pembelian bahan pakan, atau
  • Pembelian pakan komersial (konsentrat komplit, ransum sapi kering, ransum pertumbuhan, calf starter, milk replacer, suplemen protein, dan premix mineral dan protein)

Produk yang akan dipilih berdasarkan pertimbangan:

  • Reputasi pabrik (dibandingkan dengan produk sejenis lain, dan catatan yang dapat dijadikan jaminan/garansi),
  • Sesuai dengan kebutuhan ternak yang spesifik (kelas, umur, produktivitas, kebutuhan pokok, pertumbuhan, reproduksi, produksi susu, atau untuk kontes)

Jumlah (bahan) pakan yang akan dibeli disesuaikan dengan:

  • Kapasitas tampung gudang penyimpanan
  • Komposisi penggunaan dalam ransum
  • Daya tahan

 

Sumber: Master Kuliah Manajemen Ternak Perah FAPET UNPAD dan beberapa sumber lainnya.

감사합니다 – Terima Kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s