Manajemen Reproduksi pada Sapi Perah (Pencatatan Reproduksi)

Usaha peternakan sapi perah di Indonesia masalah reproduksi belum dapa diatasi. Masalah reproduksi sapi perah bukan hanya adanya kelainan anatomis alat reproduksi dan kelainan fungsi hormonal, tetapi sebagian besar disebabkan kurangnya perhatian peternak terhadap ternaknya. Perhatian baik menyangkut tata-laksana sehari-hari maupun program pencatatan reproduksi. Berdasarkan catatan/ data reproduksi, peternak dapat melaksanakan tata-laksana dan pengawasan reproduksi serta mengevaluasi efisiensi reproduksi sapi-sapi yang dipeliharanya.

Pencatatan data reproduksi berisi semua kejadian dan penanganan reproduksi secara lengkap, rinci, teratur, akurat dan mudah membacanya serta dapat dipertanggungjawabkan. Data reproduksi baik untuk betina maupun pejantan. Data yang perlu dicatat meliputi identitas, silsilah, produktivitas tetuanya, tanggal kawin, tanggal pemeriksaan kebuntingan, tanggal beranak, jenis kelamin dan berat lahir pedet, data kesehatan dsb.

Adanya catatan reproduksi tersebut, dapat dijadikan pedoman untuk tatalaksana dan pengawasan reproduksi selanjutnya. Juga dapat mencegah terjadinya kesalahan, misalnya dengan adanya data silsilah, maka kemungkinan terjadinya inbreeding yang terus menerus sangat kecil. Demikian pula dengan adanya data tanggal kawin/IB, maka dapat diperkirakan kapan induk tersebut beranak. Data kesehatan yang diperlukan tanggal vaksinasi, pengobatan, penyakit dan sebagainya.

Contoh kartu reproduksi dan kartu kesehatan

Kartu Reproduksi

Nama/No Sapi

Nama/No.Induk

Nama/No Pejantan

No

Tgl Kawin

Nama/No

Pejantan/Semen

Tgl Pemeriksaan

Kebuntingan

Perkiraan

Tgl Beranak

Tgl

Beranak

1

2

3

4

5

Nama/No Sapi

Nama/No.Induk

Nama/No Pejantan

No

Tanggal

Jenis Penyakit

Obat

vaksinasi

Keterangan

1

2

3

4

5

Dalam penanganan reproduksi yang penting adalah deteksi berahi. Untuk mengetahui berahi lebih awal, peternak  harus sering memperhatikan ternaknya yang diperkirakan akan berahi berdasarkan catatan. Untuk mempermudah mana-jeman dan tatalaksana perkawinan dapat digunakan sistem kalender 21 hari. Kelnder reproduksi ini ada yang berbentuk lembaran dan ada yang berbentuk lingkaran (seperti jam) rangkap dua.

Kalender ini terdiri atas 21 kolom dan 17 baris. Dalam satu kolom dan satu baris berisi tanggal berahi/kawin dan tanggal perkiraan beranak

Contoh Kalender Reproduksi

 ( 21 kolom   18 baris )

 1 Januari

 

Lahir

7 Oktober

   

17 Januari

 

Lahir

23 Oktober

22 Januari

 

Lahir

28 Oktober

     

7 Februari

 

Lahir

13 November

Dst       Dst

Cara membaca kalender reproduksi :

  1. Siapkan Kartu Reproduksi sapi yang sedang berahi atau akan dikawinkan.
  2. Beri tanda pada kolom/baris sesuai dengan tanggal berahi/kawin sapi tersebut dan catat pada Kartu Reproduksi. Misal kawin tanggal 1 Januari 2004
  3. Untuk melihat berahi selanjutnya, lihat kolom dan baris di bawahnya, maka diperkirakan berahi kembali pada tanggal 22 Januari 2004. Apabila pada hari itu tidak terlihat tanda-tanda berahi diperkirakan sapi tersebut bunting
  4. Apabila tanggal 1 Januari 2004 tanggal kawin, maka diperkirakan sapi tersebut akan beranak tanggal 7 Oktober 2004.
  5. Apabila pada tanggal 22 Januari 2004, sapi masih memperlihatkan tanda-tanda berahi, berarti sapi tersebut harus dikawinkan kembali.
  6. Periksa berahi pada tanggal 8 Februari 2004. Apabila tidak memperlihatkan tanda-tanda berahi, berarti perkawinan tanggal 22 Januari berhasil. maka diperkirakan sapi tersebut akan beranak tanggal 28 Oktober 2004.
  7. Catat tanggal kawin terakhir dan perkiraan tanggal beranak pada Kartu Reproduksi.

Sumber: Master Kuliah Manajemen Ternak Perah FAPET UNPAD

감사합니다 – Terima Kasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s